Rabu, 18 April 2012

MY EXPECTATION


MY EXPECTATION
                       
Alhamdulillah saat ini usia kandunganku memasuki 7 bulan lebih, tepatnya kemarin tanggal 5 April 2012, Aku merayakan tingkepan di rumah orang tuaku di bilangan Seruni, di sana sudah kumpul banyak saudara untuk mengaji beberapa surat al- qur’an yang dianggap perlu untuk dingajikan pada waktu hamil.

Selama kehamilan hingga masuk usia 7 bulan lebih inilah Aku gencar – gencarnya melakukan semua nasihat yang datang padaku, mulai nasihat dari dokter, embah, orang tua, mertua, kakak ipar, bahkan suamipun tanpa hentinya selalu mengingatkanku untuk ini – itu, ini dan itu. Aku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua yang telah memberikan perhatian, pengertian besarnya kepadaku. Sungguh itu hal yang membuatku lebih berarti. Bahkan sangat berarti.....

Terima kasih Dokter...
Terima kasih Suamiku Wahyudi....
Terima kasih Mami dan Papi....
Terima kasih Bapak dan Ibu....
Terima kasih Mbak Endah dan Mas Mitro....
Terima kasih Tete Trik dan Mas Eka....
Terima kasih Embah Uti dan Embah Kakung.....

Mudah – mudahan dengan banyak hal yang kudapat itulah akan Aku bawa pada waktu proses melahirkan. Sekiranya Aku bisa menjaga kandunganku hingga tibalah waktunya keluar, Aku akan selalu mengingat semua nasihat – nasihat yang telah mereka berikan padaku. Sekali lagi terima kasih yaaaa.... :)



Selasa, 21 Februari 2012

Masih Pertama


Masih Pertama


Ini adalah kehamilan pertamaku, usianya saat ini menginjak 4,5 bulan. Tak terasa pakaian keseharianku sudah enggak muat dan itu artinya aku lebih banyak lagi untuk belanja pakaian hamil, heheheheheee...

Setiap bulan Aku dan suami rutin check up kehamilan ke dokter kandungan. Setiap kali check up, kami berdua selalu tersenyum – senyum melihat gambarnya di layar televisi. Bayangan hitam dan putih dan agak kurang jelas mengisyaratkan dia tersyuting oleh benda asing yang digeser – geserkan pada perut ibunya. Sang dokterpun menjelaskan secara rinci dan dengan kesabaran dia juga menunjukkan bahwa ini jantungnya, tengkoraknya, matanya, dan sebagainya..... degup jantungnyapun berdetak normal. Aku sangat menikmati setiap perkembangan yang terjadi pada calon buah hatiku, Aku dan suami sangat menjaganya, kemanapun Aku pergi selalu suami dengan siap mengantarku, berangkat ngantor tiap harinya selalu bersama, bahkan tiap menjelang waktu tidur, dengan penuh cinta suami tidak pernah lupa membelai – belai perutku dan membisikkan doa – doa baiknya  dengan lirih dan akupun meng-Amininya, ^_^

Wajar saja kalo kehamilan memasuki usia 4 bulan ke atas ini, Aku sudah mau memasak lagi, mau mengrias diri dan mau beraktivitas kembali seperti biasanya, setelah hampir 3 bulan itu Aku tak melakukannya karena sering mual dan muntah di pagi, sore maupun malam hari. Setidaknya kalo Aku tak memasak, suamipun tak pernah memaksa Aku harus masak, kami selalu membeli makan di luar atau makan di rumah kakak ipar maupun makan di rumah orang tuaku, xixixiiii... dan suami dengan sabar dengan penuh keyakinannya sendiri berharap suatu saat Aku bisa kembali menunaikan kewajibanku untuk kembali memasak, hehehee....

Kami berdua layaknya kebanyakan orang tua berharap kelak calon buah hati cinta kita senantiasa diberikan kebaikan – kebaikan oleh Allah SWT, dan kami tak harus merinci kebaikan seperti apa disini, yang terpenting adalah kebaikan itu selalu muncul dalam doa kami. Mudah – mudahan terkabulkan, amiiiiinnn... :))

Selasa, 08 November 2011

Tak Percaya....


6/11/11 ----Aku tak pernah menyangka manakala Aku bangun pagi pukul 4.00 WIB dan beranjak dari tempat tidurku yang saat itu Aku lihat suamiku masih tertidur pulas disampingku  dan Aku tak berniat untuk membangunkannya. Biarlah Aku yang mandi dulu karena Aku ingin tespek sebab Aku terlambat 2 minggu.
Seperti biasa, Aku lakukan tespek dengan sedikit ada rasa malas, karena Aku berkecil hati dan bergumam “Paling2 sama ajjah hasilnya cuman satu strip doank…”. Setiap malam sebelum tidur suamiku selalu mengingatkanku untuk tespek, “Mi tespek’o, kamu soalnya udah telat 2 minggu”, Aku menjawab “Iya pi besok pagi ya… :) sambil tersenyum”. Tapi mengapa tiap paginya Aku selalu dan selalu lupa terus selama tiga hari berturut- turut setelah suami mengingatkanku untuk tespek..??  

Alunan gema takbir Idul Adha berkumandang dimana – mana. Allahu Akbar – Allahu Akbar- Allahu Akbar.... mulailah Aku buka bungkusnya dan mulai dengan seksama mengamati perubahan apa yang terjadi, tetap saja Aku berkecil hati.. “1 strip mungkin...???” kalo satu srtip Aku selalu bergumam “Ayoo naik 1 lagiiii...”. Tapi pada saat itu kenyataan lain yang kudapat, tiba – tiba saja sudah muncul 2 strip... “Subhanallah,, Aku tak percaya sambil berteriak kegirangan Aku berucap Allahu Akbar mengikuti alunan gema takbir subuh hari yang sayup – sayup terdengar sampai kerumahku. Akhirnya dengan hasil tespek positif itu sambil berlari kecil kubawa ke kamar menemui suami yang masih tidur. Agak berteriak sedikit seraya bilang “Pi.. Pi… bangun ta Pi.. ini bener ta pi….????” Sembari kusodorkan tespek kepadanya. Matanya masih belum sempurna untuk mengerti apa yang Aku maksud, namun dia langsung paham akan apa yang ada ditangannya bahwa “2 STRIP!!!”.  “Mi, kamu hamil…” kami berduapun langsung berpelukan dan mengucapkan “Selamat…” :). Kamipun segera mandi guna mengikuti shalat Id Adha bersama – sama dengan keluarga Seruni di Masjid Agung Nurul Jannah Kota Probolinggo.

Hasil tespek itu kubawa ke rumah orangtuaku dibilangan Seruni, semua keluarga dan kerabat mengucapkan selamat dan menciumi “Aku dan Suamiku”.. Sejenak keluarga semua turut terharu dan bahagia mengingat usia pernikahan kami baru berjalan beberapa bulan sudah menghasilkan janin yang kini kukandung dirahimku. Adapula joke – joke keluarga yang bilang “TOKCER” dan sebagainya. Sudah bukan barang umum lagi dengan jokian itu. Pastinya semua juga pernah mengalami hal serupa.

Mamaku bilang “Hasil tespek kamu, nanti bawa ke dokter, biar dipastikan hasilnya ya…”. Akupun menyanggupinya, karena Aku masih penasaran apa betul ini hasilnya..?? berasa mimpi di pagi buta saja…… setelah kubawa ke bidan, beliau memeriksa Aku yang gugup manakala terbaring dan bu Bidan mengatakan “Alhamdulillah Bu…, Ibu hamil”. Akupun dengan suka cita segera berucap “Allahu Akbar, Alhamdulillah ya Allah…”

Sang suamikupun tak lupa Aku sambut jemari tangannya guna untuk mendapatkan jabat tangan dan mencium tangannya sembari berkata“Pi, mi positif hamil”. Kamipun bergegas pulang dan kembali ke rumah Seruni mengabarkan berita gembira ini pada semua keluarga dan kerabat yang pada akhirnya kami semua larut dalam pesta sate kambing Idul Adha bersama – sama.
Alhmadulillah yah…..  heheheee….

Selasa, 10 Mei 2011

hmmmmmmmmmmmm....

seneng bisa punya blog baru maskipun blog lama uda expired, cz dlu sich bikin jaman kul smster 6..
so new blog gt dueh...
heeehhheee... :)